Tampilkan postingan dengan label arkeologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arkeologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

10 Museum Dinosaurus Paling Keren di Dunia

Masih ingat film Jurassic Park yang terkenal di era 90-an? Kini Anda tak hanya bisa melihat kegagahan dinosaurus dalam film tersebut. Tapi juga melihat langsung di 10 museum dinosaurus paling keren di dunia.

Saat ini dinosaurus memang telah punah. Namun, keberadaannya selalu mengundang penasaran banyak orang. Sebuah film fiksi bertema kehidupan liar hewan purba ini pun dibuat.

Namun kini, untuk mengetahui keberadaannya, Anda tak hanya bisa melihat lewat layar kaca. Sudah ada banyak museum bertemakan dinosaurus di berbagai belahan dunia. Di dalamnya, turis bisa melihat banyak rangka hewan purba ini ditampilkan.
Inilah 10 museum dinosaurus paling keren di dunia

1. Museum fuer Naturkunde, Berlin, Jerman

Saat ke Berlin, jangan cuma singgah ke Tembok Berlin. Cobalah sekali-kali mampir ke Museum fuer Naturkunde di Invalidenstrasse 43, Berlin. Ini adalah museum sains yang mengoleksi banyak rangka hewan.

Sebagian besar rangka digali dari Tanzania di abad ke-20. Yang paling mengesankan adalah rangka brachiosaurus setinggi 12 meter. Ini adalah rangka yang memegang rekor Guinness World Record dan mendominasi pandangan di ruangan galeri.

Tak hanya itu, Museum fuer Naturkunde juga menampilkan fosil burung archeopteryx. Jadi, datang ke sana, turis juga akan diberi tahu hubungan antara burung dan dinosaurus.

2. Field Museum, Chicago, AS

Museum dinosaurus terkeren kedua di dunia adalah Field Museum di Chicago, AS. Pameran museum yang bertema perkembangan planet didedikasikan untuk 4 miliar tahun evolusi dinosaurus, seperti di Madagaskar dan Antartika.

Daya tarik utama museum ini sudah terlihat dari pintu masuk. Anda akan menemukan Sue, tyrannosaurus terbesar di dunia. Inilah spesimen terkeren yang ada di museum.

Berapa tidak, Sue hadir dengan tengkorak asli seberat 272 kg, lengkap dengan 58 gigi. Jika penasaran dengan keberadaannya, turis bisa datang langsung ke museum yang berada di S Lake Shore Drive, Chicago, AS.

3. Royal Belgian Institute of Natural Science, Brussels, Belgia

Museum dinosaurus keren lainnya adalah Royal Belgian Institute of Natural Science di Brussels, Belgia. Sama seperti museum lain, tempat ini memiliki rangka raksasa dinosaurus.

Ada sekitar 30 iguanodons, dinosaurus yang diklasifikasikan pada tahun 1800-an. Hewan ini memiliki spike atau tanduk aneh di tubuhnya. Anda bisa melihatnya langsung di Rue Vautier 19, Brussel.

4. National Dinosaur Museum, Canberra, Australia

Australia ternyata juga memiliki museum dinosaurus yang keren di dunia. Tak sekadar mempelajari hewan zaman purba, museum ini juga disebut sebagai tempatnya mengetahui sejarah Australia.

Berada di Gold Creek Road dan Barton Highway, Nicholls, ACT 2913, National Dinosaur Museum menjadi tempat koleksi fosil dinosaurus terbesar di Canberra. Selain mengoleksi fosil dan jejak kaki, museum ini juga memiliki taman dengan patung dinosaurus.

Lebih asyik lagi, museum ini punya tur seru untuk pengunjung cilik, yaitu berupa pekan wisata gratis. Anda bisa mengajak sang buah hati mengenal dinosaurus, sambil bermain seperti penggalian fosil.

5. Royal Tyrell Museum of Paleontology, Alberta, Kanada

Berada di 1500 North Dinosaur Trail, Canadian Badlands, Royal Tyrell Museum of Palentology menjadi rumahnya bagi lebih 130.000 fosil dinosaurus, termasuk kerangka tyrannosaurus.

Tak hanya tyrannosaurus, museum ini juga menampilkan model harimau dengan taring tajam yang sedang menyerang mammoth. Anda pun seakan dibawa ke zaman prasejarah.

Nah, untuk wisatawan yang tertarik melihat bagaimana paleontolog bekerja, ada laboratorium di bisa Anda kunjungi. Di sana, turis bisa melihat bagaimana para ahli mengidentifikasi fosil

6. Wyoming Dinosaur Center, Wyoming, AS

Museum ini menampilkan satwa purba Supersaurus sepanjang 32 meter. Ini adalah salah satu dinosaurus terpanjang di dunia. Tak hanya itu, museum yang ada di 110 Carter Ranch Road juga mengoleksi archaeopteryx, rangka triceratops, stegosaurus, dan velociraptor.

Sama seperti National Dinosaur Museum, Canberra, Australia, museum ini juga memiliki paket wisata. Paket tersebut berupa acara menggali fosil.

Zigong Dinosaur Museum, Zigong, China

7. Zigong Dinosaur Museum, Zigong, China

Museum lain yang juga menampilkan kehidupan zaman prasejarah adalah Zigong Dinosaur Museum di China. Atraksi wisata di China ini memiliki 18 rangka hewan purba yang lengkap.

Yang membuat museum ini menarik adalah museum ini berdiri di atas lokasi penggalian fosil dinosaurus di China. Jadi, pengunjung yang datang bisa langsung melihat seperti apa lokasi penggalian fosil.

8. Iziko Museum, Cape Town, Afrika Selatan

Iziko Museum di Jalan Queen Victoria adalah lokasi yang tepat untuk Anda mengetahui dinosaurus asli Afrika Selatan. Anda bisa melihat T rex dalam ukuran raksasa.

Meski bukan fosil asli, kebesaran rangka T rex ini pasti membuat siapa saja merasa ngeri begitu melihatnya. Salah satu jenis T rex yang bisa pengunjung lihat adalah Carcharodontosaurus.

9. Jurassic Land, Istanbul, Turki

Berada di Kocatepe Mah, Istanbul, Turski, Jurassic Land resmi dibuka pada tahun 2011. Jangan berpikir ini seperti taman Jurassic yang ada di film Jurassic Park.

Tempat ini tidak menampilkan hewan dinosaurus yang sesungguhnya, tapi hanya fosil, sama seperti museum lainnya. Selain itu, Jurassis Land juga memiliki animatronik atau robot yang dibuat mirip dinosaurus, untuk menghibur pengunjung yang datang.

10. Fernbank Museum of Natural History, Atlanta

Museum dinosaurus terakhir yang bisa Anda kunjungi adalah Fernbank Museum of Natural History, Atlanta. Museum ini memiliki salah satu rangka karnivora purba raksasa, yaitu Argentinosaurus.

Kehadiran Argentinosaurus bisa Anda lihat di ruang pameran Mesozoikum. Tak hanya itu, di dalam ruangan tersebut juga terdapat Gigantosaurus yang besarnya menyaingi T rex.

Jika bosan melihat rangka, cobalah berkeliling museum. Anda bisa melihat zaman prasejarah Georgia lewat mural dan model dinosaurus.

Sumber : Kaskus

Kamis, 02 Mei 2013

Kanibalisme India, Kekejaman Di balik Kemajuan Peradaban Kuno

Berbagai penemuan peradaban kuno di India masih diselimuti misteri. Berbagai teori mengemuka, masyarakat Indus sebenarnya sudah sangat maju dibanding kondisi kita saat ini. Masih ingat artikel misteri teknologi india kunotentang kemungkinan interaksi dengan mahluk planet lain?

Namun, peradaban kuno bisa jadi tidak selamanya menempatkan hak individu setara antarmanusia. Perbudakan, bahkan kanibalisme merupakan sisi kelam warisan masa lalu.

Dalam hasil penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Paleopathology menunjukkan sisi kelam dari peradaban Indus. Masyarakat setempat diperkirakan sudah terbiasa dengan budaya kekerasan.

Hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap 18 tengkorak manusia Indus yang tinggal di Harappa --salah satu pusat kota paling berpengaruh di Indus. Kerangka yang diteliti berasal dari tahun 1900 hingga 1700 Sebelum Masehi.

Salah satu tengkorak ini adalah anak-anak berusia antara empat hingga enam tahun, yang pecah dan hancur akibat benda seperti senjata. Satu tengkorak wanita dewasa juga memperlihatkan bekas pukulan hebat dengan kekuatan besar. Sedangkan satu tengkorak laki-laki paruh baya memiliki hidung patah dan rusak di bagian dahi yang disebabkan benda berujung tajam.

Dikatakan Gwen Robbins Schug sebagai pelaku penelitian dari Appalachian State University, AS, penemuan ini menumbangkan mitos kehidupan penuh damai di Indus.

"Kekerasan merupakan bagian dari kehidupan di Harappa," kata Schug yang melakukan penelitian bersama mahasiswa pascasarjana, Kelsey Gray, dan Veena Mushrif-Tripathy dari Deccan College, India.

Studi yang menyimpulkan kedamaian di Indus akan terbit pada Mei 2013 mendatang dalam Journal of Archaeological Science. Dikatakan pemimpin penelitian jurnal ini, Mark Kenoyer, dari University of Wisconsin�Madison, AS, Harappa merupakan lokasi titik temu.

Banyak warga desa yang pindah menuju Harappa dan menjadi bukti pertama perpindahan manusia dari desa ke kota. Kenoyer dan koleganya berkesimpulan bahwa Harappa memiliki sistem di mana perempuan memiliki peran lebih kuat dari kaum lelakinya.







Sumber:
kompas

Minggu, 08 April 2012

Ternyata, Mammoth ada yang Pirang dan mau Dikloning!

Ada yang unik dari penemuan terbaru fosil mammoth di Siberia. Selain tubuhnya yang masih terawetkan utuh, hewan purba yang hidup di zaman es tersebut memiliki rambut berwarna pirang agak merah muda (blonde stroberi).

Yuka, nama fosil mammoth remaja tersebut, ditemukan di sebuah tebing beku di Siberia, Menurut para ilmuwan, Yuka memberikan pemahaman penting tentang rahasia hewan raksasa berbentuk mirip gajah yang selama ini belum diketahui, seperti rambut dan warna matanya.

Para ilmuwan yang memeriksa tubuh Yuka menemukan banyak misteri. Tubuh fosil itu, misalnya, menunjukkan manusia purba diduga kuat mencuri sisa bangkai Yuka selepas mati dimangsa singa. Hal itu diketahui dari luka konsisten pada tubuh mammoth yang diduga kuat akibat serangan manusia dan singa.

Jika benar, temuan itu akan menjadi bukti pertama adanya interaksi antara mammoth dan manusia purba yang pernah ditemukan di daerah tersebut.

Yuka diperkirakan berusia tiga sampai empat tahun ketika mati dan masih memiliki bantalan kaki dan rambut yang tumbuh di sela-selanya. Para ilmuwan memperkirakan Yuka terkubur dalam es selama lebih dari 10 ribu tahun. Tubuh Yuka berikut cidera yang dialaminya terawetkan dengan baik di dalam es.

Kevin Campbell, profesor fisiologi lingkungan dan evolusi di University of Manitoba, Kanada, mengatakan satu hal paling mencolok tentang Yuka adalah warna pirang-stroberi rambutnya.

"Mammoth-mammoth sebelumnya memiliki rambut yang lebih gelap. Sempat ada kemungkinan rambut mammoth berwarna lebih terang saat para ilmuwan pada 2006 menganalisis gen dari tulangnya," ujar Campbell.
Dia mengatakan, temuan fosil Yuka bakal membantu para ahli menentukan adanya variasi warna mata dan rambut di antara populasi mammoth. 

Daniel Fisher, profesor ilmu bumi dan lingkungan di University of Michigan, Amerika Serikat, mengatakan ada bukti-bukti dramatis dari sebuah perjuangan hidup dan mati antara Yuka dan beberapa predator puncak. "Yang lebih menarik, ada petunjuk bahwa manusia purba mungkin mengambil alih pembunuhan Yuka," ujar dia.

Yuka pertama kali ditemukan pemburu gading di Siberia. Fosil tersebut kemudian diambil alih oleh organisasi Mammuthus, sehingga memungkinkan para ahli untuk mulai menganalisanya.


Niat membangkitkan Mammoth

Campbell juga pernah menerbitkan kode genetik hemoglobin gajah raksasa inibeberapa tahun yang lalu.

"Sangat jarang menemukan spesimen yang masih lengkap seperti penemuanbayi mammoth Lyuba pada tahun 2007 silam. Tentunya hal ini akan menjadi keuntungan bagi peneliti, karena ini akan membantu merekamenghubungkan ciri-ciri morfologi yang dapat kita lihat dengan genotipe(urutan DNA) . "

Informasi tersebut dapat membantu mengungkapkan apakah mammothmemiliki semua warna rambut yang sama seperti manusia. 


Bahkan, kabarnya ada niatan untuk menghidupkan kembali mammoth tersebut lewat proses kloning.
 
Campbell sendiri tampaknya mendukung tujuan itu, dengan mengatakan"mungkin kita bisa membuat penemuan baru yang penting dalambioteknologi." 

Bernard Buigues dari the scientific organization �Mammuthus�  pun mengungkapkan, "Saya tak akan menentang bila nanti ada mammoth yang hidup di dalam (sebuah) taman masa depan."

Tim Walker, produser dan sutradara dari sebuah acara di BBC mengatakan kepada Discovery News bahwa kloning seekor mammoth bisa membutuhkanwaktu bertahun-tahun.

Kemudian, jika hal itu terjadi, apakah nanti mammoth yang hidup itu tidak kesepian?

"Ya, mammoth itu kan hewan komunal," jawab Walker.

Wah, berarti nanti Jurassic Park bakal jadi kenyataan, dong?





Sumber:

Jumat, 12 Agustus 2011

Sejak Kapan Manusia Punya Sidik Jari?

Sidik jari merupakan identitas dari setiap orang yang cirinya berbeda-beda. Karena tidak ada orang yang memiliki sidik jari sama membuat identitas orang jadi unik. Sejak kapan sidik jari manusia terbentuk?

Ternyata sidik jari merupakan perwujudan dari bahasa rahim yang terbentuk sejak janin berusia 6 bulan. Saat usia tersebut janin sudah punya ciri khas di ujung jarinya.


Dikutip dari Livestrong, perkembangan bantalan pada jari dan telapak janin menandai ambang batas dari pengembangan sidik jari. Kondisi ini terjadi selama bulan kedua dan ketiga kehamilan, yang mana saat jari-jari sedang berkembang di dalam rahim.

The Scottish Police Services Authority (SPSA) menyatakan secara keseluruhan rata-rata pertumbuhan janin dan penempatan bantalan jari membantu menentukan bentuk lekukan di kulit yang menjadi identitas berbeda dari setiap orang.

Pada bulan ketiga dan keempat kehamilan ditemukan kulit janin mulai berubah dari transparansi tipis ke lapisan lilin. Selama masa ini, lapisan tengah kulit yang disebut dengan lapisan basal mulai menumbuhkan lapisan dermis bagian dalam dan lapisan epidermis kulit.

Peneliti dari University of Arizona, Michael Kucken dan Alan Newall percaya bahwa lekukan dan lipatan dari lapisan kulit ikut bertanggung jawab terhadap perkembangan sidik jari.

Identifikasi pertama yang terjadi pada kulit janin adalah punggungan, yaitu garis samar pada ujung jari yang menciptakan dasar dari sidik jari.

Dr Michael Roizen dari Clevelend Clinic menuturkan sentuhan janin terhadap struktur, posisi di rahim dan kepadatan cairan ketuban di dalam rahim turut menentukan bagaimana punggungan terbentuk.

Tingkat aktivitas dan kekacauan janin di dalam rahim menjadi pencegah perkembangan sidik jari yang sama pada setiap bayi.

Pada saat janin berusia 6 bulan, maka sidik jari tangan dan kaki sudah berkembang sepenuhnya. Pada setiap ujung jari janin terbentuk tiga pola utama yang dikategorikan sebagai lengkungan, lingkaran dan putaran, dengan berbagai pola diantaranya.

Menurut SPSA, pola yang ditemukan dari sidik jari ini dibagi menjadi dua karakteristik, yaitu akhir punggungan dan bifurkasi.

Hal ini karena urutan akhir punggungan dan karakter bifurkasi berbeda di setiap sidik jari. Dan karakteristik ini bisa dihubungkan sebagai peta genetik terhadap kecenderungan penyakit tertentu.

Sumber :
zonapencarian.blogspot.com

Minggu, 07 Agustus 2011

9 Fakta Menarik Tentang Dinosaurus

Menurut sejumlah penelitian terbaru, Dinosaurus diperkirakan tetap bertahan selama lebih dari 700.000 tahun setelah bumi dihantam meteorit raksasa, yang awalnya diyakini telah mengalamai kepunahan. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang dinosaurus.

1. Dinosaurus Terberat


Dinosaurus terberat adalah Brachiosaurus, yang beratnya sekitar 80 ton. Setara dengan 17 gajah Afrika. Brachiosaurus memiliki tinggi 16 m dan panjang 26 m, merupakan kerangka dinosaurus terbesar yang terpasang di museum.



2. Dinosaurus Terkecil


Fosil dinosaurus terkecil seluruhnya dari jenis burung pemakan tumbuhan seperti Lesothosaurus, yang hanya seukuran ayam. Contoh fosil yang lebih kecil ditemukan pula namun masih berupa bayi.



3. Telur Dinosaurus Terkecil


Telur dinosaurus terkecil yang telah ditemukan hanya sepanjang 3 cm, namun tidak diketahui dari jenis apa.



4. Dinosaurus Paling Cerdas


Salah satu dinosaurus paling cerdas adalah Troodon. Tergolong dinosaurus pemburu yang panjangnya sekitar 2 meter. Memiliki ukuran otak mirip mamalia, dengan pengelihatan tajam (stereoskopik vision), dan cengkeraman tajam.



5. Dinosaurus Dengan Otak Terkecil


Stegosaurus memiliki ukuran otak sebesar buah kenari, dengan panjang 3 cm dan berat 75 gr. Dibandingkan ukuran otak dengan ukuran tubuh sauropodomorph, seperti Platesaurus, mungkin dinosaurus ini adalah dari jenis yang paling bodoh.



6. Dinosaurus Tertinggi


Dinosaurus tertinggi adalah Brachiosaurus dari kelompok sauropoda. Kaki depannya lebih panjang dibandingkan dengan kaki belakang, mirip jerapah. Dikombinasikan dengan lehernya yang sangat panjang, dapat berdiri secara tegak, sehingga dapat menjelajahi pohon-pohon tertinggi.

Jenis dari kelompok Brachiosaurus yang diketahui setinggi 13 meter. Jenis sauroposeidon tersebut besar dan dapat tumbuh hingga mencapai 18,5 meter, sehingga merupakan dinosaurus tertinggi.



7. Dinosaurus yang Mampu Berjalan Tercepat


Dinosaurus tercepat adalah dari jenis Ornithomimids semacam burung unta, seperti Dromiceiomimus, yang mampu berjalan dengan kecepatan hingga 60 km/jam.



8. Dinosaurus Tertua



Dinosaurus tertua yang diketahui berusia 230 juta tahun, dan telah ditemukan di Madagaskar. Dino jenis ini belum resmi diberi nama. Sebelumnya ada dinosaurus dari jenis Eoraptor yang usianya diperkirakan 228 juta tahun.



9. Nama Dinosaurus Terpanjang


Dinosaurus dengan nama paling panjang adalah Micropachycephalosaurus yang berarti 'kadal berkepala mini'. Fosil dino jenis ini ditemukan di Tiongkok dan telah diberi nama pada tahun 1978 oleh paleontolog Tiongkok, Dong.


Berapa banyak, jenis dinosaurus yang telah ditemukan di Inggris ?


Sejauh ini ada sekitar 108 spesies dinosaurus telah ditemukan di Inggris. Inggris merupakan wilayah penting selama Era Mesozoic, yang bertindak sebagai jembatan antara Amerika Utara dengan Eurasia.

Dinosaurus Inggris termasuk Megalosaurus, Iguanodon, Neovenator, Eotyrannus dan Cetiosaurus.

Sumber :
sourceflame.blogspot.com

Kamis, 14 Juli 2011

Special : 8 Hewan Purba Pling Dikenal di Dunia


Jman Purba memang bnyak menyimpan berbagai misteri yang belumpernah terungkapkan sampai sekarang namum taukah anda di jaman itu sudah ada kehidupan, nah berikut ini kita akan mebahas hewan purba yang paling terkenal, kenapa terkenal apa hebatnya dan apa keunikanya sampai bisa jadi terkenal.
8. Coelacanth
Nama: Coelacanth (Latimeria chalumnae)
Panjang: 2 m
Massa: 80 kg
Zaman: Devonian pertengahan (410 jt tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan Ikan-ikan kecil
Coelacanth yg berasal dari bahasa Yunani yg berarti hollow spine (duri/tulang punggung yang berlekuk) diperkirakan sudah punah semenjak zaman cretaceous. Namun penemuan mengejutkan terus berdatangan seiring ditemukannya hewan ini di perairan Tanzania, Madagascar, Kenya, dan Indonesia, tepatnya Taman Laut Nasional Bunaken (mantab bro!). Walaupun hewan ini mati setelah ditangkap nelayan, diyakini hewan ini masih ada dan hidup di perairan dalam (>700 m). Coelacanth termasuk salah satu fosil hidup karena nyaris tidak mengalami perubahan secara signifikan pada fisik hewan ini dari masa ke masa.
7. Tyrannosaurus
Nama: Tyrannosaurus rex
Panjang: 12 m, tinggi 6 m
Massa: 7,5 ton
Zaman: Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan
Tyrannosaurus rex dalam bahsa yunani berarti raja kadal yang kejam. Sama seperti raptor, T-rex bertungkai dua, leher menyerupai huruf �s�, dan memiliki ekor sebagai penyeimbang gerakannya. T-rex memiliki tulang tengkorak yang besar (1,5 m) yang dikelilingi jaringan-jaringan otot yang kuat sehingga membuatnya mampu dengan mudah mengunyah mangsanya. Hewan ini ditemukan di Benua Amerika dan Benua Asia (Tarbosaurus). Lengan hewan ini terbilang cukup kecil, hanya sepanjang 1 m dan belum ditemukan fungsi sebenarnya dari lengan ini.
Penelitian terbaru (April 2008) mengatakan bahwa T-rex memiliki kekerabatan dengan bangsa unggas, aligator, dan burung unta. Walaupun tubuhnya cukup besar, T-rex memiliki otot-otot yang banyak yang memungkinkannya berlari dengan kecepatan 40-70 km/h. Kemampuan lain dari hewan ini adalah mampu mencium bebauan dari jarak yang jauh yang mampu dibandingkan dengan burung pemakan bangkai saat ini. Hingga saat ini masih menjadi perdebatan apakah T-rex sebenarnya pemakan bangkai atau hewan yang berburu.
6. Temnodontosaurus
Nama: Temnodontosaurus
Panjang: 9 m
Massa: 15 ton
Zaman: Awal Jura (196 juta tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan ikan-ikan kecil
Temnodontosaurus merupakan pemangsa bawah laut yang memiliki stamina berenang yang menakjubkan, yang membuatnya mampu berenang hingga ke dasar laut untuk mencari mangsa. Fosilnya ditemukan di Perairan Inggris dan Jerman. Ciri khas dari hewan ini adalah matanya yang besar, 20 cm. Hewan ini mirip dengan lumba-lumba saat ini, karena paruhnya yang panjang dan sirip yang datar.
5. Smilodon
Nama: Smilodon (Long-teeth cats)
Panjang: -
Massa: 55-300 kg
Zaman: Megantereon (2,5 juta-500.000 tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan (bison, rusa,dll.)
Smilodon atau yang dikenal dengan sebutan sabre-tooth cat berasal dari bahasa Yunani yang artinya gigi pahat, ditemukan di Benua Amerika. Ciri khas dari hewan ini adalah gigi taring atas yang panjang (17 cm). Smilodon berburu dalam kelompok seperti halnya singa saat ini. Akan tetapi, kelompok tersebut tidak didominasi oleh pejantan, karena ukuran tubuhnya yang sama dengan betina. Gigi taring yang panjang tersebut tidak digunakan untuk memikat pasangan, jadi kehidupan sosial hewan ini belum banyak diketahui. Smilodon memiliki tubuh yang lebih menyerupai beruang karena bulunya menyerupai beruang, dan bagian perut yang lebar dan pendek.
4. Pterodactyl
Nama: Pterodactyl (Pterosaurus)
Panjang: tubuh saat berdiri 3m, bentangan sayap mencapai 10m
Massa: -
Zaman: Trias (65,5 juta tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan dan hewan-hewan kecil seperti ular dan ikan
Pterodactyl berasal dari bahasa Yunani yang berarti kadal yang bersayap (winged lizard). Hewan ini terkenal dengan paruhnya yang panjang dan bentangan sayapnya yang lebar (mencapai lebih dari 10 m). Peneliti dari Ohio University menemukan ada satu bagian otak yang membedakan hewan ini dengan hewan vertebrata lainnya. Flocculi. Proporsi flocculi didalam otak pterosaurus mencapai 7,5%, dan rata-rata vertebrata hanya memiliki 1-2% flocculi didalam otaknya. Flocculi ini menyebabkan penglihatan pterosaurus menjadi jauh lebih baik. Namun proporsi yang besar ini lebih disebabkan oleh bentangan sayapnya yang lebar, karena selain berhubungan dengan otot mata, flocculi juga berhubungan erat dengan kerja syaraf sensorik.
3. Velociraptor
Nama: Velociraptor
Panjang: 2 m, (tinggi tubuh saat berdiri 1 m)
Massa: 50 kg
Zaman: Akhir Cretaeceous
Makan: Hewan-hewan yang berukuran lebih kecil dari ukuran tubuhnya
Velociraptor berarti pencuri berkecepatan tinggi (speedy thief). Wih� serem juga ya gambarnya. Memiliki 30 gigi yang panjang dan tajam, paruh yang datar, dan leher membentuk seperti huruf �s�. Bergerak dengan kedua tungkai (kaki) nya yang kuat, dan berukuran kecil, hewan ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan cheetah. Akan tetapi, raptor seringkali berburu dalam kelompok yang terdiri dari 3-10 ekor raptor. Ciri khas lain dari raptor (selain kedua tungkainya yang kuat) adalah kapasitas otaknya yang diperkirakan memiliki kemampuan yang sama dengan simpanse (mampu berkomunikasi dengan sesama raptor melalui suara-suara yang spesifik). Kecepatan larinya mencapai 40 mil per jam. Fosil Velociraptor ditemukan di Rusia, Mongolia, dan China.
2. Mammoth
Nama: Mammoth (Mammuthus primigenius)
Panjang: 5 meter (hingga bahu)
Massa: 12 ton
Zaman: Pliosen (4,8 jt tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan (biasanya yang berupa pohon)
Mammoth merupakan nenek moyang hewan yang kita kenal dengan nama gajah, dan memiliki gading sepanjang 3,3 m yang digunakan saat berkelahi ataupun menakuti musuh. Fosil mammoth sering ditemukan dalam kondisi yang masih baik karena kondisi suhu yang sangat rendah. Habitat mammoth adalah daerah-daerah balkan (Rusia, Siberia, dan sekitarnya). Mammoth sering juga disebut woolled elephant atau gajah berbulu tebal karena bulu yang melindungi tubuhnya (yg mampu membuatnya bertahan di suhu yang ekstrim).
1. Triceratops
Nama : Triceratops
Panjang : 9 m, tinggi 3 m
Massa : 12 ton
Zaman : Akhir Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan : Tumbuh-tumbuhan
Triceratops berarti muka bertanduk tiga dalam bahasa Yunani. Hewan ini memiliki cula sepanjang 1 m sebanyak 2 buah di atas matanya, dan satu lagi lebih pendek dibagian atas hidungnya. Hal yang paling membedakan hewan ini dari hewan yang lain adalah tulang tengkoraknya yang mampu berkembang sepanjang 2m, hampir sepertiga panjang tubuhnya. Fosil hewan ini ditemukan di Benua Amerika. Hewan ini diperkirakan tidak berkelompok dan individual. Tanduknya berfungsi sebagai kedudukannya terhadap triceratops lain seperti halnya rusa saat ini (courtship). Hewan ini menjadi objek penelitian yang cukup banyak digemari oleh para ilmuwan karena banyaknya fosil yang ditemukan.